Anda telah memilih tautan yang mengantar Anda ke situs yang dikelola pihak ketiga yang bertanggung jawab sendiri untuk konten di dalamnya.
AstraZeneca menyediakan tautan ini sebagai suatu layanan bagi pengunjung situs web. AstraZeneca tidak bertanggung jawab atas kebijakan privasi dari situs web pihak ketiga mana pun. Kami anjurkan Anda membaca kebijakan privasi tiap situs web yang Anda kunjungi.
Klik ‘Batal’ untuk Kembali ke situs AstraZeneca atau klik ‘Lanjut’untuk melanjutkan
Ikuti tes singkat berikut untuk melihat apakah Anda salah satu dari banyak orang yang terlalu bergantung pada Inhaler Pelega SABA.1,2
Menggunakan Inhaler Pelega SABA 3 kali atau lebih dalam seminggu bisa berarti Anda terlalu bergantung terhadap obat tersebut.1,3,4
Ini bisa menjadi sebuah tanda bahwa asma Anda tidak terkontrol dengan baik, yang justru meningkatkan risiko serangan asma terjadi pada Anda.1,3,4
Ikuti tes singkat berikut untuk melihat apakah Anda salah satu dari banyak orang yang terlalu bergantung pada Inhaler Pelega SABA.1,2

Reliever Reliance Test 2.0 merupakan Tes Ketergantungan Pelega yang diadaptasi dari Kuesioner Keyakinan terhadap Obat-obatan5 yang sudah divalidasi dan digunakan secara global. Dikembangkan oleh ahli kedokteran perilaku terkemuka, Profesor Rob Horne, University College London (UCL), dengan kolega dari International Primary Care Respiratory Group (IPCRG), dan didanai penuh oleh AstraZeneca UK Limited.
This is not medical advice DO NOT stop or change your asthma medication without consulting your healthcare professional. It is important to continue to take your Blue Reliever Inhaler as directed by your healthcare professional, including during any worsening of your asthma or prior to exercise.
IPCRG VERSION 2.0
REFERENSI
1. Global Initiative for Asthma. (GINA). Tersedia di: https://ginasthma.org/wp-content/uploads/2020/04/Main-pocket-guide_2020_04_03-final-wms.pdf (Terakhir diakses: Oktober 2020)
2. Quint J, et al. E-Poster #2629. Presented at the 2020 European Respiratory Society International Congress 7–9 September 2020.
3. Price D, et al. NPJ Prim Care Respir Med. 2014:12;24:14009
4. Azzi EA, et al. BMJ Open. 2019:14;9(8):e028995.
5. Horne R, et al. Psychology & Health. 1999;14(1):1–24